Nexus PU adalah platform HR analytics komprehensif yang dibangun untuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Indonesia. Sistem ini memanfaatkan machine learning untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya manusia melalui tiga modul utama: analisis kompetensi, perencanaan suksesi, dan pembentukan jabatan strategis.
Fitur Utama
1. Evolv — Analitik Kompetensi
Dashboard interaktif menyajikan rincian tingkat kompetensi per unit organisasi. Analisis kesenjangan otomatis membandingkan kompetensi pegawai dengan persyaratan jabatan, dengan kemampuan drill-down dari ringkasan tingkat organisasi hingga skor individu. Data mengalir secara real-time dari layanan mikro EHRD kementerian.
2. NextGen — Perencanaan Suksesi
Memprediksi kesiapan kepemimpinan untuk tahun-tahun mendatang menggunakan penilaian kandidat komposit yang mempertimbangkan penilaian kompetensi, rekam jejak kinerja, dan riwayat disiplin. Visualisasi interaktif memetakan kumpulan talenta dan menyoroti kandidat suksesi untuk posisi-posisi kritis.
3. Formasi — Pembentukan Jabatan
Rekomendasi berbasis ML membantu perencana mengisi posisi yang kosong dengan mencocokkan kandidat ke jabatan melalui algoritma penilaian "Fit". Tampilan yang fleksibel memungkinkan penyaringan berdasarkan level struktural, nama jabatan, atau unit organisasi, mendukung pengambilan keputusan perencanaan tenaga kerja berbasis data.
4. Verifikasi Identitas & Kontrol Akses
Autentikasi SSO melalui OAuth2/OIDC dengan kontrol akses berbasis peran yang tersegmentasi berdasarkan level eselon. Verifikasi identitas mencakup unggahan foto selfie untuk proses onboarding yang aman. Panel admin khusus mengelola peran pengguna dan konfigurasi sistem secara keseluruhan.
5. Pemantauan Real-Time
Dashboard administratif memantau sesi pengguna aktif, log audit komprehensif (tampilan 7 hari, 30 hari, dan sepanjang waktu), serta metrik kesehatan sistem. Caching berbasis Redis dengan TTL 5 menit memastikan analitik yang responsif bahkan di bawah beban kueri yang tinggi.
Tujuan dan Manfaat
Nexus PU menggantikan pengambilan keputusan HR berbasis intuisi dengan analitik tenaga kerja berbasis data. Dengan menyatukan penilaian kompetensi, perencanaan suksesi, dan manajemen posisi dalam satu platform, kementerian mendapatkan visibilitas yang dapat ditindaklanjuti terhadap sumber daya manusianya — memungkinkan optimalisasi tenaga kerja strategis di salah satu organisasi pemerintah terbesar Indonesia.
